Ini bisa disebut keberuntungan atau apa, yang jelas aku sangat berterimakasih memiliki jaringan teman yang lumayan luas, karena merekalah yang menggiringku dalam project ini. Jadi ceritanya temenku punya kenalan pasangan yang hendak menikah, mereka memutuskan untuk melakukan foto prewedding, dan akulah yang dipilihnya karena aku memiliki kamera dslr dan biasanya orang yang punya kamera tersebut pasti bisa menggunakannya dengan baik, secara aku mahasiswa senirupa desain dan telah menempuh 2 mata kuliah fotografi, skill sudah lumayan mumpuni. Awalnya sih, aku nggak percaya bisa mendapat tawaran ini karena aku bukan profesional yang memiliki studio, tapi aku juga berani matok harga, katanya kemahalan, tapi buatku itu cukup untuk membeli skill dan kreatifitasku membangun konsep fotografi, mereka tidak setuju dan nyaris membatalkannya karena mereka meminta cetak perbesaran pula. Nah, dengan pertimbangan dan juga rembugan, akhirnya kami sepakat dengan imbalan Rp 300.000,- bertempat di benteng Ambarawa dan taman Palagan Ambarawa hari Minggu, 13 Oktober 2013 pukul 8 pagi. Bertepatan dengan kepulanganku ke rumah dalam menyambut Idul Adha, jadi sekalian dari Semarang-Ambarawa-baru Magelang.
Minggu, 20 Oktober 2013
Jumat, 04 Oktober 2013
I’m Invisible
Maaf, jika ternyata blog ini lebih banyak memuat tentang unek-unekku sendiri, tapi hanya inilah sarana yang bisa aku gunakan untuk membuang sejuta benang ruwet yang berkerumul di otakku. Mungkin bagi orang lain tak akan berguna ketika membaca tulisan ini, namun ini adalah salah satu obat kepenatanku.
Hmm, baiklah… aku akan memulai bercerita tentang kegiatanku akhir-akhir ini. Minggu ini adalah minggu paling sibuk dibandingkan minggu-minggu sebelumnya. Jadwalku terisi padat oleh kegiatan yang tak bisa disebut useless, karena semua yang aku lakukan sangat bermanfaat sehingga aku menghargai waktu setiap menitnya bahkan detiknya. Pertama, hari senin, kuliah pagi dengan jadwal hingga pukul enam malam/ sore, dengan waktu senggang diantaranya diisi dengan mengerjakan tugas yang belum kelar, kemudian pulang maghrib sampai kos, langsung cus beragkat ngaji sampai pukul setengah sepuluh malam, dengan begini kegiatanku menjadi seimbang, selain menimba ilmu di dunia aku juga menimba ilmu tentang akhirat.
Hmm, baiklah… aku akan memulai bercerita tentang kegiatanku akhir-akhir ini. Minggu ini adalah minggu paling sibuk dibandingkan minggu-minggu sebelumnya. Jadwalku terisi padat oleh kegiatan yang tak bisa disebut useless, karena semua yang aku lakukan sangat bermanfaat sehingga aku menghargai waktu setiap menitnya bahkan detiknya. Pertama, hari senin, kuliah pagi dengan jadwal hingga pukul enam malam/ sore, dengan waktu senggang diantaranya diisi dengan mengerjakan tugas yang belum kelar, kemudian pulang maghrib sampai kos, langsung cus beragkat ngaji sampai pukul setengah sepuluh malam, dengan begini kegiatanku menjadi seimbang, selain menimba ilmu di dunia aku juga menimba ilmu tentang akhirat.
Langganan:
Postingan (Atom)